HARIANMEMOKEPRI.COM – Ratusan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang mengikuti kegiatan skrining Voluntary Counseling and Testing (VCT) pada Kamis (18/9/2025).

Program ini digelar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemalang dan Puskesmas Kebondalem sebagai langkah deteksi dini HIV di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Pemalang, Nur Febrianto, mengatakan pemeriksaan VCT menjadi langkah penting untuk pencegahan serta pengendalian HIV.

“Diagnosis dini dari pemeriksaan VCT membantu warga binaan mendapatkan pengobatan lebih cepat sehingga infeksi HIV tidak terlambat berkembang menjadi AIDS,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Kebondalem, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes, menjelaskan skrining VCT juga bertujuan meningkatkan kesadaran warga binaan dalam menjaga kesehatan.

“Setiap individu yang sudah mengikuti tes, baik hasilnya negatif maupun positif, akan mendapatkan konseling untuk membantu mereka membuat keputusan tepat terkait perilaku seksual, gaya hidup, dan kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, JFT Perawat Anis Arum Nuraeni menyampaikan, dari 147 warga binaan yang menjalani pemeriksaan, satu orang dinyatakan reaktif HIV.

“Hasil ini masih perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan guna memastikan diagnosis akhir,” jelasnya.

Selain skrining VCT, warga binaan juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan lain, seperti gula darah, fungsi hati, dan hepatitis B.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan yang diperiksa menunjukkan kondisi normal.