HARIANMEMOKEPRI.COM–Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan bagi warga binaan kasus narkoba, Rutan Kelas IIB Pemalang menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang menggelar asesmen Addiction Severity Index (ASI), Selasa (23/9/2025).
Asesmen ini dilaksanakan oleh enam orang tim asesor, terdiri atas tiga petugas dari BNNK Batang dan tiga dari Rutan Pemalang.
Melalui wawancara dan pengisian instrumen khusus, tim menilai tingkat ketergantungan serta permasalahan narkoba yang dialami warga binaan.
Konselor BNNK Batang, Ardi Yusuf Rahmawan, menuturkan bahwa hasil asesmen akan menjadi acuan dalam merancang program rehabilitasi yang lebih tepat sasaran.
“Hasil asesmen tidak berhenti pada laporan administratif, tetapi menjadi dasar dalam menentukan bentuk rehabilitasi yang sesuai kondisi masing-masing warga binaan,” ujarnya.
Kepala Rutan Pemalang, Nur Febrianto, menambahkan bahwa asesmen ini merupakan langkah nyata memperkuat sinergi dalam upaya rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Melalui asesmen ASI, kami dapat menempatkan warga binaan pada program rehabilitasi yang sesuai, sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk pulih dan kembali ke masyarakat dengan baik,” katanya.
Dengan kegiatan ini, Rutan Pemalang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada pemulihan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.

