HarianMemoKepri.com, Pristiwa – Timbul Meha (51) seorang petani karet meninggal dunia akibat tersengat listrik bertegangan tinggi saat hendak menebang sebuah pohon yang saat itu terdapat kabel listrik, Minggu, (24/12). Ironisnya, istri korban, Lesti (50) menyaksikan tubuh suaminya merenggang saat tersengat listrik saat menemani sang suami bekerja di kebun miliknya. Menurut informasi dilapangan, kejadian berawal saat korban bersama istrinya menebang pohon karet yang sudah tak produktif lagi di ladang mereka pada sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara pohon ditebang menggunakan mesin chainsaw berjarak sekitar 4 meter dari jarak tiang listrik bertegangan tinggi. Malang tak dapat ditolak, pohon yang korban tebang rubuh dan tersangkut kabel dan akhirnya mengenai korban, sehingga membuat hampir 70 persen tubuh korban hangus terbakar dan tewas ditempat. Sementara pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Manduamas dan pihak Puskesmas langsung mendatangi korban dan segera mengevakuasi korban dan masih mencoba menyelidiki kasus tersebut. “Sabar bang, kita masih selidiki, tunggu saja nanti,” ucap salah satu anggota polisi. Saat ini jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun III Paringan Desa Manduamas Lama, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah untuk segera dikebumikan. (Red/JurnalX)