Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi warga binaan. Salah satu narapidana, TS (62), mengungkapkan bahwa pembelajaran Pancasila membantunya memahami nilai kejujuran dan tanggung jawab.

“Pancasila bukan sekadar hafalan, tapi arah hidup baru yang saya pelajari di sini,” kata TS.

Lapas Cipinang secara konsisten menjalankan program pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara melalui pendidikan nilai Pancasila, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap hukum.

Program ini sejalan dengan kebijakan 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membentuk karakter dan integritas warga binaan.

Dengan semangat “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, Lapas Cipinang menegaskan perannya sebagai garda depan pemasyarakatan modern yang membina manusia Indonesia seutuhnya untuk kembali ke masyarakat dengan nilai Pancasila sebagai pedoman.