5. Honda Brio Satya
Mobil LCGC dari Honda ini juga mengalami tren positif karena berhasil mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan. Pada bulan Mei, Brio Satya terual sebayak 4.030 unit atau lebih tingi dari bulan April sebanya 3.650 unit.

6. Toyota Kijang Innova
Mobil MVP dari Toyota ini mengalami penurunan meski tidak drastis. Sebab pada bulan sebelumnya atau bulan April terjual 4.365 unit sedangkan pada bulan Mei ini hanya terjual 3.916 unit.

7. Toyota Calya
Mobil Toyota pesaing Sigra ini terbilang cukup stagnan. Meski mengalami peningkatan namun tidak begitu signifikan dari 3.449 unit pada bulan April naik menjad 3.877 unit pada Mei.

8. Toyota Agya
Agya juga mengalami tren penginkatan meski tidak signifikan. Dari 2.274 unit pada bulan April naik mejadi 2.455 unit per Mei 2019. Agya berhasil menyalip posisi kembarannya Daihatsu Ayla dari peringkat ke delapan mobil terlaris di Indonesia.



9. Suzuki Ertiga
Satu-satunya mobil pabrikan Suzuki yang masuk 10 besar terlaris adalah Ertiga. Sayangnya Mobil ini mengalami tren penurunan tiap bulannya. Sejak maret Ertiga selalu menyusut. Pada bulan Maret misalnya hanya terjual 2.898 unit kemudian lanjut ke bulan April terjual sebanyak 2.582 unit, dan terakhir pada Mei total sebanyak 2.338 unit. Menarik ditunggu pada bulan Juni apakah semakin terjun bebas atau tetap bertahan di 10 besar.

10. Daihatsu Ayla
Ayla hanya bertukar posisi dengan saudara kembarnnya Toyota Agya. Sebelumnya Ayla berttengger di peringkat kedelapan yang saat ini ditempati Agya. Adapun angka penjualan relatif stagnan bahkan cencderung menurun. Pada bulan Mei total ada 2. 222 unit lebih sedikit dari April yang mencapai 2.625 unit dan bulan Maret 2.630 unit.

Perlu digarisbawahi bahwa data dari Gaikindo ini adalah data whosales yaitu pengiriman mobil dari gudang ke dealer sehingga bukan representansi penjualan mobil yang riil. Penjualan untuk mobil komersial juga belum dihitung.

Sumber | otomotif.tempo.co