HARIANMEMOKEPRI.COM — BMKG ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ) mengingatkan pemerintah daerah untuk waspada dan siap-siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (27/2023).

BMKG memperkirakan potensi ancaman karhutla semakin tinggi memasuki musim kemarau yang diprakirakan akan dimulai pada April – Mei mendatang. Terutama daerah-daerah yang yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.

BMKG memprediksi terdapat potensi terjadinya penurunan curah hujan setelah 3 tahun terakhir 2020, 2021, 2022 terjadi La Nina dan kondisi curah hujan diatas normal. Sehingga dikhawatirkan dapat terjadi peningkatan potensi Karhutla seperti yang terjadi di tahun 2019.

Baca Juga: Ketua DPRD Batam Nuryanto Menghargai Proses Hukum Terhadap Salah Seorang Anggotanya

Hal ini di sampaikan Kepala BMKG pusat Dwikorita Karnawati mengatakan sesuai dengan prediksi yang pernah disampaikan BMKG pada Bulan Oktober tahun 2022 lalu dimana diprediksikan kondisi La Nina akan makin melemah dan transisi menuju kondisi netral.