Lebih lanjut, Kepala BMKG Pusat ini mengatakan bahwa akibat perubahan iklim, kejadian-kejadian ekstrem lebih kerap terjadi, terutama kekeringan dan banjir.
Jika sebelumnya rentang waktu kejadian berkisar 50-100 tahun, maka kini rentang waktu menjadi semakin pendek atau frekuensinya semakin sering terjadi dengan intensitas atau durasi yang semakin panjang.
Baca Juga: Bengkel Sun Jaya Motor Buka Lowongan, Buruan Daftar dan Jadi Bagian Dari Tim Mereka
“Krisis air dan berbagai kejadian ekstrem tersebut dapat berdampak terjadinya krisis pangan di berbagai belahan dunia, sebagaimana yang telah diprediksi oleh WMO,” ujarnya.
Karenanya, Indonesia mengajak seluruh negara-negara di dunia untuk memitigasi atau mengurangi peningkatan dampak serius dari perubahan iklim tersebut.
Baca Juga: Lorong Bintan Destinasi Wisata Pilihan Bagi Wisatawan Berkunjung ke Kota Tanjungpinang
Melalui World Water Forum 2024 yang akan digelar di Bali diharapkan mampu meningkatkan komitmen dan kerjasama pengelolaan air global secara berkelanjutan.

