Singkat cerita baba dan bia sedang makan di dapur, tiba-tiba listrik mati. Pas baba jalan mau mengambil lilin, mereka mendengar ketukan pintu dengan suara keras sekali.

Gegara hal itu, bia pun langsung menolak dengan halus permintaan Inneke, dengan cara menutupi perutnya pakai majalah yang dia bawa. “Nggak usah dulu ya Inneke, bia malu nanti aja kapan-kapan,” kata bia nolak halus

Di situ muka Inneke langsung berubah, dari polos dan rama senyum menjadi kesal.
Tiba-tiba aja, Inneke langsung bangun dari ayunan dan bilang sama bia dengan muka kesal “Pelit kau,” ujarnya.

Baca Juga: Film Indonesia Genre Horor, Judul Anak Titipan Setan Rilis 2023, Ini Sinopsisnya

Baba sama bia berjalan sambil keduanya memegang tangan bawa lilin untuk melihat di depan ada siapa. Ternyata nenek sama datuk yang mengetuk pintu tersebut. Kedunya datang sambil membawa lampu teplok.

Bia dan baba menyuruh nenek an datuk masuk ke dalam rumah tersebut.Pada saat masuk, lampu teplok milik nenek ditarulah di atas meja dekat tempat duduk bia.Dari tampilan cahaya lampu teplok tersebut, bia ini bisa melihat muka nenek ini panik dan tiba-tiba meraih tangan bia. Dan kemudian nenek pun langsung bertanya. “Kamu ketemu Inneke,”

Nenek menanyakan ke Inneke apakah dia tau kalau dirinya sedang hamil “Iya nek dia tahu. Itulah saya sama baba mau pergi minta maaf sama nenek dan kakek secara langsung setelah selesai makan malam ini. Karena aku tidak kasih izin ke Inneke untuk memegang perut aku,” jawab bia.

Baca Juga: Kisah Urban Lagend Jelangkung Masih Jadi Pemaianan Favorit, Cek Asal Usulnya