Meskipun ia telah kembali ke rutinitas perkotaan yang padat dan serba cepat, ingatan akan bayangan di celah pintu kayu itu tetap membekas abadi di dalam benaknya hingga hari ini.

Dunia ini menyimpan terlalu banyak rahasia yang tidak selalu bisa diukur menggunakan rumus matematika atau analisis laboratorium ilmiah yang kaku dan serba terbatas.

Menjaga kepekaan rasa serta sikap hormat terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci utama bagi siapa saja yang ingin melintasi ruang-ruang tua tanpa mengusik kedamaian penghuni tak terlihat.

Kisah perjalanan Rizky di lereng gunung ini mengingatkan kita semua bahwa setiap sudut ruang yang kita huni hari ini bisa jadi menyimpan kenangan kelam yang belum sepenuhnya selesai.