Di dalam kompleks keraton juga terdapat taman yang begitu luas dan indah dipenuhi oleh Bunga Tanjung, Cempaka, Kesara, Wungu, dan aneka bunga lainnya.

Bahkan Ma Huan, sekretaris Laksamana Cheng Ho secara lebih detail menjelaskan bahwa Majapahit memiliki keraton yang besar, megah, dan mewah. Lantainya dari kayu dengan ditutupi anyaman tikar tetumbuhan.

Baca Juga: Misteri Gunung Tangkuban Perahu Jawa Barat, Pasukan Jin hingga Kehadiran Wanita Misterius

Bahkan disebutkan tembok dan tangga keraton Majapahit pada saat itu dilapisi dengan emas yang menunjukkan bahwa kerajaan Majapahit berlimpah harta.

Di Manakah Keraton Majapahit?

Para arkeolog sepakat bahwa keraton Majapahit terletak di ibukota kerajaannya. Adapun untuk lokasi ibukota Majapahit, terdapat dua pendapat yang hampir seluruh arkeolog menyetujuinya.

Pendapat ini mengatakan jika ibukota Majapahit terletak di Trowulan. Bukan tanpa alasan, pemilihan Trowulan sebagai perkiraan lokasi ibukota Majapahit didukung oleh berbagai penemuan peninggalan Majapahit.

Baca Juga: Danau Pengantin, Misteri Munculnya Buaya Putih hingga Siluman Ular

Contohnya adalah situs Trowulan serta kabar dari kitab Negarakertagama. Namun sejumlah kecil arkeolog berpendapat lain bahwasannya ibukota Majapahit di Kedaton Jombang.

Pendapat kedua ini didasarkan pada asal kata kedaton yang berarti “Keraton” serta diperkuat dengan peninggalan candi yang ditemukan di keraton.

Bagaimana Hilangnya Keraton Majapahit?

Hilangnya kerajaan yang satu ini masih menjadi misteri hingga saat ini. Ada beberapa pendapat mengenai hilangnya keraton Majapahit sebagaimana dikutip Harianmemokepri.com dari artikel Strategi.id berjudul “Ulasan Misteri Hilangnya Kerajaan Majapahit, Perang Saudara atau Moksa?“.