Mereka menegaskan bahwa upah tersebut merupakan hasil kerja selama berbulan-bulan demi memenuhi kebutuhan keluarga di kampung halaman.
“Kami hanya ingin hak kami diselesaikan. Karena itu hasil kerja kami untuk kebutuhan keluarga di kampung,” tambahnya.
Selain berharap keberadaan vendor tersebut segera diketahui, para pekerja juga meminta kepada PT CSA agar lebih selektif dalam memilih vendor maupun kontraktor bekerja sama dengan perusahaan, terutama yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan hak-hak pekerja.

