Meski demikian, hingga kini belum ada kejelasan mengenai kepemilikan kapal, penyebab kapal ditinggalkan, maupun status hukum selanjutnya.
Belum adanya keterangan resmi dari instansi terkait membuat keberadaan kapal tanker tanpa awak ini terus menjadi sorotan dan memicu keresahan di tengah masyarakat pesisir.
Warga berharap pemerintah daerah dan aparat berwenang dapat segera memberikan penjelasan terbuka serta mengambil langkah tegas demi menjamin keamanan wilayah perairan Kabupaten Lingga.

