HARIANMEMOKEPRI.COM — Dalam mengatasi Stunting, Pemko Tanjungpinang melaksanakan pemberian gizi dan vitamin pada tingkat SMP.
Salah satunya di SMPN 1 Tanjungpinang diberikan vitamin tambah darah bagi remaja putri tingkat SMP. Hal ini dilakukan dalam Gerakan Nasional Aksi Bergizi.
Baca Juga: Pengendalian Angka Inflasi, Operasi Pasar Murah Masih Berlanjut Hingga Desember Mendatang
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menyampaikan kegiatan tersebut merupakan program untuk Stunting yang disejalankan dengan pemberian aksi gizi berupa vitamin tambah darah.
“Karena ini kita ambil dari hulunya, jadi kita perkuat. Berdasarkan laporan Kadinkes Tanjungpinang bahwa hari ini ada pengecekan darah hingga tambahan bergizi,” jelas Pj Walikota Tanjungpinang Hasan di SMPN 1 Tanjungpinang, Kamis (30/2023).
Sementara itu, Kadinkes Tanjungpinang dr Elfiani Sandri menjelaskan kegiatan dalam aksi bergizi ini menggunakan dana APBD Perubahan
“Pak Pj Walikota Tanjungpinang beliau berkomitmen dengan penanganan Stunting sesuai dengan arahan presiden. Jadi untuk di APBD-P pun kita menganggarkan ini,” ucap Sandri.
Baca Juga: Kasatpol PP Tanjungpinang Ikuti Upacara HUT Korpri Ke 52 Dengan Khidmat Bersama OPD Lainnya
Ia mengatakan bahwa kegiatan aksi bergizi tahun ini baru pertama dilakukan di Tingkat SMP, sedangkan tingkat SMA telah dilakukan oleh pihak Provinsi Kepri.
“Sebelumnya Provinsi sudah melakukan di tingkat SMA. Kita tentu untuk SMP nya, jadi alhamdulillah kita dapat anggaran ini karena komitmen Pj Walikota dalam penanganan stunting mulai dari hulu,” lanjutnya.
Baca Juga: Kasatpol PP Tanjungpinang Berikan Pesan Penting Bagi ASN Dalam Menjaga Ketertiban Dan Ketentraman
Sandri mengungkapkan penanganan Stunting tidak hanya kepada Balita yang lahir kurang tinggi badan, ibu hamil akan tetapi pencegahan dari masa remaja putri.
“Kita tahu masalah kesehatan mereka (remaja putri_red) yaitu anemia. Ketika mereka menderita anemia tentu mengurangi konsentrasi dalam belajar sehingga berpengaruh pada prestasi belajar,” ucapnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KSAD
Pemberian tablet tambah darah diberikan kepada seluruh anak siswi remaja putri tingkat SMP. Tablet ini dikonsumsi sekali dalam seminggu
“Meskipun kita baru melakukan pada dua tempat di SMP 16 dan SMP 1, ini bisa menjadi contoh bagi SMP lain supaya remaja putrinya juga mengkonsumsi tablet tambah darah,” tutur Elfiani Sandri.
Baca Juga: Peringatan HUT Korpri Ke 52, Pengurus Korpri Diingatkan Untuk Menjaga Persatuan Dan Keutuhan NKRI
Masih kata Elfiani Sandri, tablet tambah darah tersebut tersebar pada Puskesmas kemudian diberikan kepada pihak sekolah berkoordinasi dengan guru UKS (Unit Kesehatan Sekolah).
“Kedepannya dalam pelaksanaan sehari-hari itu guru UKS nanti yang memantau bersama Puskesmas untuk pemberian tablet tambah darahnya,” pungkasnya.

