Rangkaian kunjungan ini memperkuat ikatan sejarah antara dirinya dan tanah leluhur yang menjadi bagian penting peradaban Melayu di Kepulauan Riau.

Selain nilai sejarah dan budaya, kunjungan Menko Polhukam ini juga strategis bagi Provinsi Kepri.

Kehadirannya memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di bidang hukum, imigrasi, dan pemasyarakatan, sekaligus mendorong pelaksanaan program nasional reformasi hukum dan HAM.

Di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Yusril disambut hangat Gubernur Ansar, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar, serta sejumlah pejabat teras, termasuk Kajati Kepri, Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Kapolres Tanjungpinang, dan pimpinan OPD Provinsi Kepri.

Dalam tradisi Melayu Kepri, Yusril dipasangkan tanjak khas Melayu, simbol penghormatan tertinggi bagi tamu kehormatan yang datang ke Bumi Segantang Lada.

Gubernur Ansar menekankan, kehadirannya menjadi dorongan besar untuk memperkuat pelayanan publik yang berkeadilan dan sinergi lintas sektor di bidang hukum, imigrasi, dan pemasyarakatan.