HARIANMEMOKEPRI.COM – TNI memperkuat kesiapan menghadapi tantangan pertahanan modern melalui sosialisasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara di Aula Sudomo Koarmada I, Mako Koarmada I, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto bersama sejumlah pimpinan instansi TNI di wilayah Kepulauan Riau.
Sosialisasi diselenggarakan Kodiklat TNI di bawah wilayah kerja Kogabwilhan I ini bertujuan menyatukan pemahaman seluruh prajurit mengenai arah kebijakan dan strategi pertahanan dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis.
Dalam amanat Panglima TNI dibacakan Kepala Staf Kogabwilhan I, Laksamana Muda TNI Amrin Rosihan Hendrotomo, disampaikan bahwa Doktrin Perisai Trisula Nusantara menjadi bagian penting dari transformasi pertahanan TNI.
Doktrin Perisai Trisula Nusantara ini menggantikan Doktrin Tri Dharma Eka Karma tahun 2018 dengan menyesuaikan perkembangan karakter peperangan yang semakin kompleks.
“Ancaman pertahanan kini tidak hanya berupa konflik bersenjata konvensional, tetapi juga mencakup perang siber, kecerdasan buatan (AI), peperangan informasi, hingga ancaman di ruang antariksa,” jelas Kepala Staf Kogabwilhan I.
Bagi Korem 033/Wira Pratama, pemahaman terhadap doktrin tersebut menjadi penting mengingat Kepulauan Riau memiliki karakteristik geografis strategis sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan negara.
Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto menekankan pentingnya keterpaduan antar matra TNI dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah tersebut.

