“Sinergi antara TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara diperlukan agar setiap unsur dapat bergerak secara terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, baik yang bersifat geografis maupun geostrategis,” ujar Danrem 033/Wira Pratama.
Selain itu, doktrin terbaru ini mengedepankan prinsip pertahanan defensif aktif dengan berlandaskan nilai PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Penerapan prinsip tersebut diharapkan menjadi pedoman nyata dalam pelaksanaan tugas satuan TNI, mulai dari tahap perencanaan hingga operasi di lapangan.
Pelaksanaannya juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sebagai bagian dari Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi pendalaman.
Melalui sosialisasi ini, satuan TNI di wilayah Kepulauan Riau diharapkan semakin siap menerapkan doktrin pertahanan terbaru secara terpadu, profesional, dan adaptif dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI.

