“Dari hasil pemeriksaan awal, satu orang berinisial Bripda HS ditetapkan sebagai tersangka yang diduga sebagai pelaku utama dalam insiden tersebut,” jelas Kombes Pol Nona.
Penanganan perkara kini dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, sementara proses pemeriksaan terhadap tersangka masih terus dilakukan oleh Propam.
Jenazah korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses autopsi oleh tim forensik Polda Kepri bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.
“Polda Kepri memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan guna mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab pasti peristiwa tersebut,” ungkapnya.

