“Sidang ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program kerja serta merumuskan arah kebijakan agar dapat terus berperan dalam menciptakan harmoni dan kerukunan di tengah masyarakat,” kata Lis.
Lis juga menyoroti bahwa isu keagamaan terkadang menjadi hal yang sensitif di tengah masyarakat, sehingga diperlukan upaya bersama untuk terus merawat kerukunan.
“Ada tiga pesan yang ingin kami sampaikan, pertama pentingnya bersinergi dengan pemerintah dalam merawat kerukunan, kedua penguatan kepemimpinan umat, dan ketiga menghadirkan kelompok sentral yang mampu menjadi pemersatu umat,” pungkasnya.

