Peserta donor darah sekitar 115 orang terdiri dari jajaran pegawai Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Kejari Bintan, pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kepri, IAD Daerah Tanjungpinang dan IAD Daerah Bintan.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, PMI Kota Tanjungpinang menurunkan tenaga medis profesional, melakukan pemeriksaan kesehatan awal serta menyediakan peralatan sesuai standar medis yang berlaku.

Hal ini dilakukan agar proses donor darah berjalan tertib, aman dan bermanfaat bagi semua pihak.

Kegiatan donor darah ini tidak hanya bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di PMI, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

Darah yang terkumpul dari kegiatan ini nantinya akan disalurkan kepada pasien rumah sakit, korban kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.

“Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tema Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 Tahun 2025, yaitu Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju.

Tema ini menegaskan bahwa transformasi Kejaksaan tidak hanya diwujudkan dalam reformasi kelembagaan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial, kepekaan kemanusiaan, serta kedekatan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan donor darah ini, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau ingin menunjukkan bahwa nilai pengabdian, kepedulian, dan semangat gotong royong harus selalu dijaga dan diwariskan.