Gubernur Ansar juga menegaskan bahwa penandatanganan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tahap implementasi yang menantang.
“Saya berharap BKAD, Bapenda, dan Dinas ESDM segera menindaklanjuti agar kerja sama ini benar-benar berjalan efektif dan memberi dampak langsung bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa BTN melihat potensi besar yang dimiliki Kepulauan Riau, baik dari sisi ekonomi, sumber daya alam, maupun semangat digitalisasi pemerintah daerah.
“Kami hadir bukan hanya sebagai bank penempatan dana, tetapi sebagai mitra strategis Pemprov Kepri dalam membangun sistem keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Setiap rupiah yang berputar di Kepulauan Riau harus memberi manfaat bagi masyarakatnya,” ujar Nixon.
Ia menambahkan, BTN juga berkomitmen mendukung berbagai program sosial dan lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penyediaan perumahan layak huni bagi ASN dan masyarakat Kepulauan Riau.
Melalui kolaborasi ini, Pemprov Kepri dan Bank BTN bertekad memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital, memperluas inklusi keuangan, serta menjadikan sistem keuangan daerah sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kepulauan Riau. (adv)

