Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas juga mengaku senang dan takjub melihat pagoda yang megah dan indah ini.

Gus Yaqut berharap Pagoda Sata Sahasra ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata heritage yang dimiliki Kepri dan bisa dibuka untuk seluruh umat.

“Senang dan takjub, ada pagoda sedemikian besar bisa menjadi salah satu destinasi wisata heritage yang dimiliki Kepri. Mungkin bisa dibuka untuk seluruh umat,” ujarnya.

Gus Yaqut menekankan pentingnya menjaga persaudaraan antara umat beragama di Indonesia. Bahwa perbedaan agama tidak akan bisa menghalangi rasa persaudaraan antar sesama. Perbedaan itu adalah kodrat dan keniscayaan yang tidak mungkin dihindari.

“Tapi justru karena perbedaan ini yang membuat kita kuat dan saling melengkapi satu dan lainnya. Semua umat memiliki kewajiban menjaga keutuhan bangsa. Mari kita jaga sama-sama. Indonesia juga merdeka dengan jasa pahlawan-pahlawan dari berbagai umat,” tutur Menag.

Sisi lain Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh umat yang menjaga toleransi dan moderasi beragama di Kepri.