HARIANMEMOKEPRI.COM — Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengunjungi ke Pulau Karas membawa kabar gembira bagi masyarakat setempat, sebab tidak lama lagi aliran listrik 24 jam akan segera mengalir ke rumah mereka.
Hal itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat bersilaturahmi bersama masyarakat Pulau Karas di Masjid Jami Nurul Ulum, Jum’at (14/07).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan, untuk membuat listrik di Pulau Karas hidup 24 jam, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepri akan mengadakan mesin pembangkit listrik sebesar 200 Kw (Kilowatt).
Baca Juga: Punya Keseriusan Dengan Sang Kekasih, Ini Makna Tunangan dan Lamaran Sebelum Menikah
Pengadaan mesin pembangkit listrik tersebut dikerjakan Pemerintah Provinsi Kepri, namun terkait pengadaan BBM bersubsidi dan tenaga teknisi operator mesin pembangkit tersebut masih harus berkoordinasi dengan PLN Pusat.
“Kemarin Pulau Pangkil sudah hidup listriknya 24 jam, nanti giliran Pulau Karas lagi yang hidup 24 jam, secara bertahap pulau-pulau yang listriknya belum 24 jam akan kita penuhi,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Baca Juga: Jelang Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa 63, Kejati Kepri Adakan Pekan Olahraga Bersama Satkerwil
Menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, adanya aliran listrik 24 jam akan membantu perekonomian masyarakat. Selain itu, aktivitas masyarakat dan pembelajaran bisa dilakukan dengan dukungan listrik yang terus hidup.
Pembangunan jaringan listrik untuk pulau-pulau kecil memang membutuhkan anggaran besar. Oleh karena itu, Pemprov Kepri, lewat program Kepri Terang, juga mengumpulkan dana tanggung jawab sosial sejumlah perusahaan energi yang kemudian dipakai untuk membangun sambungan listrik ke wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan.
Tidak hanya soal listrik, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga mengungkapkan Pemprov Kepri di tahun 2023 menganggarkan perbaikan sarana pendidikan di SMA Negeri 9 Batam di Pulau Karas sebesar Rp1,8 Miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan ruang bimbingan konseling, rehabilitasi ruang kelas baru, rehabilitasi perpustakaan, dan rehabilitasi rumah dinas guru.
Lalu terkait kondisi jalan utama penghubung antar kelurahan di Pulau Karas, tepatnya di SMPN 13 yang telah mengalami kerusakan cukup memperihatinkan. Gubernur Ansar menyebutkan di tahun 2024 Pemprov Kepri akan menganggarkan anggaran perbaikan jalan sebesar Rp1,1 miliar.
Baca Juga: Wakil Walikota Batam Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Penyampaian KUA PPAS 2024
“Kita sudah anggaran itu di Dinas Permukiman, tahun depan sudah dimulai, karena jalannya rusak cukup parah dan harus segera diperbaiki,” jelasnya.
Masjid Jami Nurul Ulum juga tidak luput dari perhatian Gubernur Kepri Ansar Ahmad, anggaran sebesar Rp184 juta akan diberikan Pemprov Kepri untuk mendukung fasilitas masjid yaitu pembangunan TPA dan menara masjid.***

