Harian Memo Kepri | Anambas — Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Peningkatan Ipteq dan Imtaq Deputi Pemberdayaan Pemuda bekerja sama dengan DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Anambas dalam kegiatan Sosialisasi PANTAW (Pemuda Anti Tawuran) Tahun 2019, Selasa, (30/2019).

Acara yang dibuka pada pukul 09.00 WIB ini bertema berkarakter, mandiri, berdaya saing karena kami adalah PANTAW.

Menghadirkan 3 narasumber yang terdiri dari Polres Anambas, Kemenag Anambas, dan Kemenpora RI. Kegiatan diikuti 200 peserta mahasiswa dan mahasiswi di Anambas.

Hafiz Rhiandy Ketua DPD KNPI KKA, mengatakan bahwa sosialisasi ini diadakan sebagai media pembelajaran bagi Pemuda tentang mengatasi masalah radikal.

Hafiz berharap dengan adanya kegiatan ini akan muncul energi baru bagi pemuda untuk mengembangkan semangat kebangsaan, menuju sumberdaya yang inovatif dan maju.

Sementara Bupati Anambas Abdul Haris, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemuda adalah harapan masa depan bangsa, khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas.




Haris mengatakan sebagai pemuda harus mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan masa depan pembangunan daerah.

“Kita (pemuda) harus mampu berdaya saing, mandiri dan memiliki karakter yg kuat. Kedepan dengan pembangunan daerah semakin berkembang, jadilah pemuda yang berakhlak mulia jauhi tawuran, isi dengan kegiatan kegiatan positif untuk kemajuan Daerah,” ucap Haris.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olah Raga atas ditunjuknya Kabupaten kepulauan Anambas sebagai salah satu dari 6 kabupaten di Indonesia yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Sosialisasi Pemuda Anti Tawuran,

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi pemuda di Anambas untuk mengisi pembangunan di daerah,” katanya.

Sementara itu, Kabid Peningkatan Imtaq Pemuda ibu Nuhairiah dalam sambutannya menyampaikan, tawuran meningkat tajam sepanjang tahun 2018. Pada tahun 2017 hanya lebih kurang 12% di tahun 2018 menjadi 14%,”Kenaikan persentase yang cukup tinggi,” ujarnya.

“Tentu ini menjadi perhatian pemerintah pusat akan persoalan Tawuran Pemuda untuk itu pemerintah melalui kementerian pemuda dan olah raga bersama pemuda melaksankan kegiatan Sosialisasi Pemuda Anti Tawuran sebagai pilot projek di 6 Daerah di Indonesia salah satunya di Kabupaten kepulauan Anambas,” tutup Nuhairiah.

Penulis | Pinni