Sehingga saat ini yang boleh divaksin baru mencapai 81 orang, yang terdiri dari: dokter umum, dokter gigi spesialis, dokter gigi, penyakit dalam, spesialis obgyn, spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis patologi klinik, perawat dan penata anestesi, bidan, dan ahli teknologi laboratorium medik (ATLM).
Baca Juga: Seorang Pemuda Tanjungpinang Diringkus Polisi Saat Menjual Sabu Di Wilayah Kijang Kota
Pada pencanangan ini, secara simbolis pemberian imunisasi hepatitis B untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah 25 orang, yaitu: dokter umum 5 orang, dokter/dokter gigi/dokter gigi spesialis 5 orang, perawat 5 orang, bidan 5 orang, dan analis kesehatan (ATLM) 5 orang. Sisanya dilanjutkan pada hari berikutnya.
Gubernur Ansar berharap imunisasi ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan, sehingga mereka dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

