Sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Batam, Ansar memastikan seluruh panitia, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan petugas haji telah bekerja maksimal demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dan PPIH dalam menghadirkan program haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

Layanan One Stop Service di Embarkasi Batam pun telah dioptimalkan untuk mempercepat proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi paspor dan living cost, sehingga jemaah dapat beristirahat sebelum keberangkatan.

“Tidak ada satu pun tamu Allah yang boleh kita layani dengan setengah hati. Jemaah lansia menjadi prioritas dalam setiap tahapan pelayanan,” tegasnya.

Selain itu, berbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kendala, termasuk keterlambatan penerbangan.

Tim petugas kloter, baik pembimbing ibadah maupun tenaga medis, dipastikan akan mendampingi jemaah selama 24 jam.

Di akhir sambutannya, Ansar berpesan agar seluruh jemaah fokus beribadah, menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci.