Adapun untuk beberapa usulan tersebut melalui sumber dana
APBN memerlukan estimasi biaya Rp 575 miliar. Gubernur Ansar menambahkan, ruas jalan dan jembatan tersebut merupakan ruas jalan poros penghubung antar
Kecamatan sebagai akses utama menuju Kawasan Strategis Nasional, Kawasan
Pusat Perekonomian Masyarakat, Mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
serta Mendukung Pengembangan di Kabupaten Bintan.
Baca Juga: Menguak Tabir Dibalik Rahasia Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Apa Saja? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad berharap usulan-usulan yang dibawanya dapat diterima dengan baik oleh Kepala BNPB RI melalui dana tanggap darurat. Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad sengaja menemui langsung Kepala BNPB agar permasalahan konektivitas ini segera selesai dan tidak berlarut-larut.
“Mudah-mudahan usulan kami ini dapat diterima Bapak, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, masyarakat Kepri di daerah perbatasan, yang perekonomiannya sangat tergantung dengan konektivitas jalan dan jembatan” harap Gubernur Ansar.

