Harianmemokepri.com | Lingga — Dua orang Bocah berumur 5 dan 9 tahun ditemukan tewas tak jauh dari rumah Warga Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.
Di duga tewasnya dua bocah tersebut dikarenakan terjatuh kelaut dan tenggelam saat bermain di pelataran rumah Ketua RT 001 RW 004 pada Senin 7 Desember 2020 lalu.
Ketua RT 001 M. Yusuf saat dimintai keterangan mengatakan bahwa pada saat siang selesai Shalat Zuhur dirinya pulang dari Kantor KUAd dan mendapat kabar ada dua orang anak tenggelam yang salah satunya bernama Arvin Arisyaputra (8), merupakan warga RT 001.
“Kalau menurut cerita yang saya dapati dari keluarga korban, dirumah Arvin saat itu ada warga RT lain datang bersama anaknya M. Azan (5) yang juga menjadi korban bersama Arvin ini, keduanya berkawanlah, baru pulang dari sekolah belum sempat makan siang keduanya pergi main,” jelasnya.
Saat itu, lanjut Yusuf, orang tua keduanya asyik ngobrol. Setelah hampir Shalat Zuhur keduanya baru menyadari bahwa anaknya tidak ada bermain disekitaran rumah hingga dicarilah sampai ke Dusun Senanggai namun tidak juga di temukan.
“Hingga setelahnya ada warga menduga jangan-jangan jatuh ke laut karena kondisi saat itu air laut memang sedang pasang besar, lalu wargapun beramai-ramai mencari korban, dan setelah orang tua M. Azan tadi kembali lagi ke rumah Arvin dan di cek ke sekitaran bawah rumah jarak 20 meter, ternyata nampak korban sudah dalam kondisi hanyut dan mengapung ke permukaan,” terangnya.
Setelah mendapati korban M. Azan, warga bersama aparat kepolisian, angkatan Laut, Babinsa, dan Linmas melakukan pencarian terhadap korban Arvin Arisyaputra, dan korban ditemukan sekitar 10 meter dari korban pertama dengan kondisi tenggelam dan juga dinyatakan sudah meninggal dunia.
“Waktu itu saya baru pulang dari kantor dan korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk di cek ternyata memang sudah meninggal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Daik Lingga AKP Tasriadi melalui Kapolpos Pancur Briptu Hairi membenarkan adanya warga yang meninggal dunia akibat terjatuh ke laut dan tenggelam, serta menghimbau kepada seluruh warga terutama yang tinggal di wilayah pesisir agar berhati-hati dan menjaga keluarganya dimusim angin La Nina.
“Diharapkan kepada warga agar berhati-hati di musim angin kencang, ombak besar, dan air pasang seperti di musim utara seperti sekarang ini,” ucap Briptu Hairi.

