“Selain itu, melalui kegiatan ini yang melibatkan Kementerian ATR/BPN, Pemprov dan Pemda, menjadi salah satu kolaborasi kerja nyata yang diharapkan bisa menjadi contoh dalam menyelesaikan setiap permasalahan masyarakat melalui program Reforma Agraria,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
GTRA Summit 2023 Road to Karimun memiliki tema Transformasi Reforma Agraria, Mewujudkan Kepastian Hukum, Keberlanjutan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, dimana ada 4 isu penting yang akan diangkat.
Baca Juga: Puluhan Ribu Ayam Hidup Asal Bintan di Ekspor Ke Singapura Oleh PT Ciomas Adisatwa
Untuk menyelesaikan 4 isu tersebut, GTRA Summit 2023 berperan sebagai wadah untuk memfasilitasi, mengintegrasikan, serta memadukan kebijakan-kebijakan pertanahan antar Kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Daerah untuk menyukseskan Reforma Agraria yang outputnya dapat dirasakan/diterima oleh masyarakat.
“Untuk mendukung acara GTRA Summit 2023 pada Agustus mendatang, target sertifikasi yang akan diselesaikan di Provinsi Kepulauan Riau ialah sebanyak ±10.000 sertifikat yang berasal dari redistribusi tanah, PTSL, dan permukiman di wilayah pesisir, namun penyerahan secara simbolis di Karimun ialah sebanyak 2.035 sertifikat,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad melanjutkan.

