HARIANMEMOKEPRI.COM — Warga Kampung Sakera, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, dihebohkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tergantung di dalam kamar rumahnya, Senin (8/6/2026) malam.
Korban diketahui bernama M. Rozali (33), seorang karyawan swasta yang bekerja di kawasan wisata Lagoi. Ia pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 17.48 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari, menjelaskan bahwa sebelum penemuan tersebut, keluarga korban merasa curiga karena pintu kamar bagian belakang rumah dalam keadaan tertutup dan terkunci dari dalam.
“Keluarga sempat mengetuk pintu kamar beberapa kali, namun tidak ada respons dari korban,” ujar Iptu Wisuda.
Karena tidak mendapat jawaban, keluarga kemudian membuka jendela bagian belakang kamar untuk melihat kondisi di dalam. Dari celah jendela, korban terlihat dalam posisi tergantung.
Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga langsung mendobrak pintu kamar dan berupaya memberikan pertolongan.
Tali yang melilit leher korban diputus menggunakan pisau sebelum korban diturunkan dan dibaringkan di atas tempat tidur.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Sekitar pukul 20.50 WIB, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud Provinsi Kepulauan Riau menggunakan mobil jenazah milik rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER).
Setibanya di rumah sakit pada pukul 21.00 WIB, tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun demikian, petugas medis menemukan bekas jeratan berwarna kebiruan di bagian leher yang menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat depresi,” ungkap Iptu Wisuda.
Kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Polsek Bintan Utara. Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

