Produk lokal, katanya, bukan hanya cendera mata, tetapi identitas ekonomi daerah itu sendiri.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan untuk produk lokal akan menghidupkan pelaku usaha kecil, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Lis menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang terus membuka ruang investasi dan memperluas akses bagi pelaku UMKM, termasuk menghadapi kendala utama terkait ketersediaan lahan industri.
Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa bangga atas produk buatan daerah sendiri.
“Mari kita mulai mencintai dan belanja produk daerah sendiri, karena setiap pembelian ikut menggerakkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Riza turut memberikan apresiasi dan berharap kegiatan seperti ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih bertumpu pada UMKM. Melalui kegiatan semacam ini, sektor usaha kecil diharapkan semakin berkembang dan menjadi tulang punggung ekonomi kota,” ujarnya.

