HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dan optimistis menatap lompatan pembangunan pada tahun 2026.
Berbagai langkah strategis yang dilakukan berhasil mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.
Sepanjang 2025, realisasi investasi di Batam mencapai Rp 54,74 triliun dari target Rp 60 triliun.
Capaian tersebut turut memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Batam yang tumbuh sebesar 6,89 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Batam.
“Sinergi yang baik ini mesti kita jaga. Kami juga terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, khususnya dalam pelayanan perizinan. Tujuannya agar iklim investasi tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi Batam,” ujar Amsakar, Rabu (14/1/2025).
Ia menambahkan, selain peningkatan kualitas layanan investasi, BP Batam juga secara konsisten melakukan penyederhanaan regulasi untuk memperkuat ekosistem usaha dan meningkatkan daya saing daerah.
Dengan berbagai upaya tersebut, Amsakar optimistis BP Batam mampu mendorong percepatan pembangunan dan menciptakan lompatan kemajuan pada tahun 2026.
“Momentum yang baik sepanjang 2025 ini harus kita tingkatkan pada tahun ini. Di tengah ketidakpastian global, investor masih tetap percaya untuk berinvestasi di Batam. Kepercayaan ini harus kita jaga agar arus investasi dan aktivitas industri terus berjalan,” tegasnya.
BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan dan pelayanan yang mendukung pertumbuhan investasi berkelanjutan demi kemajuan Batam ke depan.

