HARIANMEMOKEPRI.COM — Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri yang dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Frans Tjahyono melaksanakan penelitian tentang Indeks Pembangunan Kesehatan Polri di Mapolres Bintan, Selasa (11/2023)
Tujuan kegiatan yang dilakukan tim Puslitbang Polri ini bahwa dalam rangka merumuskan role model indeks pembangunan kesehatan Polri. Kunjungan Puslitbang Polri disambut meriah oleh jajaran Polres Bintan.
Baca Juga: Ansar Buka Rakor Camat dan Lurah se Kepri, Utusan Kota Batam Tidak Hadir
Wakapolres Bintan Kompol M. Tahang mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Puslitbang Polri yang telah memilih Polres Bintan sebagai tempat dilaksanakannya penelitian indeks pembangunan kesehatan Polri.
“Kesehatan Polri harus dipandang sebagai suatu investasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga hal tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan personel dalam melaksanakan tugas Kepolisian sehari-hari,” terangnya.
Baca Juga: Gubernur Kepri Beri Motivasi Siswa SMKN 1 Tanjungpinang di Tengah Guyuran Hujan Deras
Pada kesempatan yang sama ketua tim Puslitbang Polri Kombes Pol Frans Tjahyono menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2007 tentang RPJPN tahun 2005-2025 dinyatakan bahwa dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing
“Maka kesehatan merupakan salah satu pilar dari tiga pilar utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia selain pendidikan dan kemampuan ekonomi, Sehingga ditekankan kepada para personel untuk selalu menghindar dari kebiasaan yang berdampak buruk terhadap kesehatan seperti meminum minuman yang tinggi gula, merokok, serta jarang berolahraga,” jelasnya.
Baca Juga: Akhir Bulan Juli Ini Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Riau Kepri Bakal Adakan Pekan Budaya
Dalam rangka mengumpulkan data penelitian, Ketua Tim Puslitbang Kombes Pol. Frans Tjahjono menjelaskan metode pengumpulan data seperti :
1. FGD/ wawancara dengan pejabat pengemban fungsi SDM dan pejabat fungsi Kedokteran dan Kesehatan Polri terkait kebijakan kesehatan, perkembangan kondisi kesehatan PNPP, faktor resiko dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan bagi PNPP.
2. Pengisian kuesioner kepada seluruh PNPP Polda/Polres terkait kondisi kesehatan perilaku kesehatan, akses pelayanan kesehatan serta kesehatan lingkungan tempat tinggal PNPP.
Baca Juga: Dokumen 711 Orang Balon Anggota DPRD Provinsi Kepri Dari 18 Parpol Dinyatakan Lengkap Dari KPU Kepri
3. Pengumpulan data sekunder tentang manajemen kesehatan, sumber daya kesehatan, peralatan dan fasilitas kesehatan, akses pelayanan, pembiayaan kesehatan serta pelayanan Kesehatan.
4.Observasi ke fasilitas kesehatan Polri
Dirinya berharap di dalam penelitian ini para informan dan responden dapat memberikan data dan informasi yang sebenarnya dan didapatkan data yang valid serta dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, dengan harapan nanti dapat menghasilkan sebuah kesimpulan yang valid.
Baca Juga: Pastikan Anak Tumbuh Serta Berkembang Optimal, Ansar Lanjutkan Program Pencegahan Stunting
“Sehingga diadakannya kegiatan ini kami mendapatkan masukan dan informasi terkait pembangunan kesehatan yang akan digunakan sebagai bahan perbaikan dan peningkatan program kerja kesehatan dalam indeks pembangunan kesehatan Polri,” tutup Ketua Tim Puslitbang Kombes Pol Frans Tjahyono.***

