“Kami ingin menjajaki peluang yang lebih luas, dan Bintan adalah salah satu daerah yang punya potensi strategis,” kata Suk Hwan Yang.
Ia menambahkan, pihaknya menawarkan beberapa sektor investasi yang menjadi keunggulan Korea Selatan, seperti elektronik, teknologi informasi, otomotif, industri baja, serta pengembangan infrastruktur. Termasuk di dalamnya infrastruktur perdagangan, logistik, dan ritel.
Lebih jauh, Korea Selatan juga membuka peluang kerja sama di sektor energi terbarukan, pengembangan smart city, hingga industri masa depan seperti kendaraan listrik dan baterai.
Hal ini sejalan dengan visi Korsel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia agar mampu masuk dalam jajaran tujuh besar ekonomi dunia.
Pemerintah Kabupaten Bintan berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkesinambungan antara Bintan dan Korea Selatan di berbagai sektor investasi strategis.

