Selain itu, Bintan juga memiliki kawasan Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang semakin memperkuat daya saing daerah ini di mata investor asing.
Presentasi tersebut mendapat respons positif dari pihak Kedubes Korsel. Customs Attache, Embassy of South Korea, Tn. Suk Hwan Yang, menyatakan bahwa pihaknya ingin mendengar secara langsung penjabaran peluang investasi dari Pemkab Bintan.
Kunjungan ini adalah tindak lanjut dari hubungan ekonomi yang selama ini terjalin baik antara Indonesia dan Korea Selatan, yang selama ini masih terpusat di Pulau Jawa.
“Kami ingin menjajaki peluang yang lebih luas, dan Bintan adalah salah satu daerah yang punya potensi strategis,” kata Suk Hwan Yang.
Ia menambahkan, pihaknya menawarkan beberapa sektor investasi yang menjadi keunggulan Korea Selatan, seperti elektronik, teknologi informasi, otomotif, industri baja, serta pengembangan infrastruktur. Termasuk di dalamnya infrastruktur perdagangan, logistik, dan ritel.
Lebih jauh, Korea Selatan juga membuka peluang kerja sama di sektor energi terbarukan, pengembangan smart city, hingga industri masa depan seperti kendaraan listrik dan baterai.

