Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan BPBD Siantan Utara yang bergerak cepat membantu di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan pihak BPBD yang sigap membantu proses evakuasi. Almarhum adalah keluarga saya, suami dari kakak saya. Beruntung rekannya membawa HP, sehingga kabar bisa cepat sampai,” ungkap Aryadi.

Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja.

“Beliau orangnya baik, mudah bergaul, dan selalu sopan. Kami semua sangat kehilangan,” ujarnya haru.

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Mubur pada Minggu (19/10/2025) usai salat Zuhur.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan pekerjaan berat, terutama di daerah terpencil yang jauh dari fasilitas kesehatan.