Selain melakukan pengawasan, mereka juga bertugas memberikan edukasi dan pembinaan kepada pelaku usaha maupun pengelola pangan siap saji agar selalu menerapkan standar higiene dan sanitasi yang baik.
Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas pengawasan di wilayah kerja masing-masing.
“Peningkatan kemampuan tenaga sanitasi lingkungan merupakan investasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan perlindungan kesehatan masyarakat yang lebih optimal,” ujarnya.
Menurut Aneng, pelatihan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarpetugas kesehatan sekaligus berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan keamanan pangan di lapangan.
Di akhir sambutannya, Bupati Anambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk para narasumber dan Bapelkes Batam sebagai fasilitator pelatihan.
Pemkab Anambas berharap melalui kegiatan ini tenaga sanitasi lingkungan di seluruh puskesmas semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga mampu mendukung terciptanya pangan siap saji yang aman dan masyarakat yang lebih sehat serta produktif.

