“Pawai pembangunan ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol nyata kebersamaan kita dalam keberagaman. Tema tahun ini menekankan pentingnya persatuan untuk mewujudkan Anambas yang maju sekaligus mendukung cita-cita besar sebagai daerah energi baru,” ujarnya kepada media.

Arsad menambahkan, momentum HUT RI ke-80 harus menjadi semangat bersama untuk membangun Jemaja Timur yang lebih baik, berdaya saing, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong.

Selain menjadi hiburan, pawai ini juga menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerah.

Kreativitas peserta, mulai dari mobil hias, miniatur pembangunan, hingga atraksi seni budaya, berhasil memukau penonton.

Banyak warga pun mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel sebagai dokumentasi berharga perayaan kemerdekaan.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan, Jemaja Timur diyakini akan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas.