Ia menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Anambas yang terdiri dari pulau-pulau dengan jarak yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan layanan kesehatan.

Oleh karena itu, PKB hadir sebagai solusi untuk mendekatkan layanan medis langsung ke tengah masyarakat.

“Program PKB merupakan langkah konkret untuk menghadirkan layanan kesehatan, termasuk layanan spesialistik, yang sebelumnya sulit dijangkau akibat keterbatasan transportasi dan jarak antarpulau,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Anambas, Muswandar, menyampaikan bahwa pelaksanaan PKB tahun 2025 dilakukan sebanyak empat kali di tiga desa yang ditetapkan sebagai wilayah sangat terpencil.

Ketiga desa tersebut yakni Desa Kiabu di Kecamatan Siantan Selatan, Desa Munjan di Kecamatan Siantan Timur, dan Desa Bayat di Kecamatan Siantan Utara.

“Program PKB 2025 berhasil menjangkau sebanyak 845 warga. Setiap kegiatan dilaksanakan selama empat hari di masing-masing desa pada lokasi yang telah ditentukan,” jelas Muswandar.