Bahkan, tidak sedikit yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai kota besar seperti Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru hingga Jakarta.
Aneng mengatakan, perjuangan para orang tua mayoritas bekerja sebagai nelayan menjadi alasan kuat agar generasi muda Anambas mendapat kesempatan lebih baik.
“Orang tua mereka mendayung perahu dan melaut siang malam dengan harapan nasib anak-anak mereka bisa berubah. Kami percaya di tangan Bapak Kapolda, anak-anak Anambas bisa dibina menjadi polisi-polisi yang handal,” katanya.
Selain menyampaikan aspirasi terkait rekrutmen Polri, Aneng juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di lingkungan masing-masing.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan di Jemaja, untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kalau ada persoalan atau gesekan, jangan langsung mengambil tindakan sendiri. Mari duduk bersama dan cari solusi dengan musyawarah mufakat,” pesannya.
Bupati Aneng juga meminta jajaran kepolisian terus memberikan edukasi dan pemahaman hukum kepada masyarakat maupun perangkat daerah di Kabupaten Kepulauan Anambas.

