HARIANMEMOKEPRI.COM – Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas, kembali menggelar program Jumat Curhat Kamtibmas di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Jumat (17/10/2025) pagi.

Kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas ini bertujuan memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat pesisir.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban dihadiri oleh personel Polsek Jemaja, warga setempat, nelayan, dan tokoh masyarakat.

Forum terbuka ini memberi kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan terkait keamanan lingkungan.

Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dua arah, agar persoalan warga bisa cepat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami ingin masyarakat merasa polisi selalu hadir, bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam keseharian. Kami siap 24 jam menerima laporan dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Jemaja,” ujar AKP Aang Setiawan.

Selain mendengar aspirasi warga, kepolisian juga memberikan imbauan bagi para nelayan untuk selalu berhati-hati terhadap cuaca ekstrem di perairan Anambas.

Masyarakat diingatkan menggunakan life jacket saat melaut dan tidak mudah terprovokasi berita hoaks di media sosial.

Salah satu warga, Heri, mengapresiasi inisiatif Polsek Jemaja.

“Kami sangat berterima kasih karena polisi mau turun langsung dan mendengarkan keluh kesah kami. Ini membuat masyarakat merasa aman dan diperhatikan,” ucapnya.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah kepulauan.

“Kehadiran polisi bukan sekadar menegakkan hukum, tapi juga membangun kepercayaan dan rasa aman. Program Jumat Curhat menjadi jembatan penting bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi warga,” tegasnya.

AKBP Ngurah menambahkan, Polres Kepulauan Anambas akan terus mendorong jajaran Polsek aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui program preventif dan edukatif.