HARIANMEMOKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Pos SAR Anambas melaksanakan Siaga SAR Khusus dalam rangka pengamanan dan pemantauan aktivitas keberangkatan penumpang di sejumlah pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan embarkasi penumpang di Pelabuhan Pelni Tarempa dan Pelabuhan Pelni Letung menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap keberangkatan KM Bukit Raya dengan rute Letung, Anambas – Tarempa, Anambas – Selat Lampa, Natuna – Serasan, Natuna.

Selain itu, tim SAR juga memantau proses embarkasi penumpang kapal MV VOC Batavia yang melayani rute Tarempa – Letung – Batam – Tanjungpinang (PP), serta MV Cinta Indomas dengan rute Tarempa – Letung (PP).

Petugas Unit SAR Jemaja juga turut melakukan pemantauan terhadap aktivitas keberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Letung.

Pengawasan juga dilakukan terhadap aktivitas transportasi di Pelabuhan RoRo Kuala Maras dan Bandara Letung.

Kegiatan tersebut merupakan hari ke-6 pelaksanaan Siaga SAR Khusus menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun 2026.

Siaga SAR digelar di sejumlah titik pelabuhan dan bandara yang berada di wilayah Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran ini mengacu pada Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Siaga Pencarian dan Pertolongan.

Selain di wilayah Anambas, Kantor SAR Natuna juga menurunkan personel dan peralatan SAR di Pelabuhan Binjai, Kabupaten Natuna.

Tim SAR juga turut berkoordinasi di Posko Siaga Terpadu Bandara Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel serta peralatan SAR untuk melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik transportasi menjelang puncak arus mudik Lebaran.

“Siaga SAR Khusus hari ke-6 menjelang puncak Idul Fitri 1447 H tahun 2026, kita kerahkan personel dan alut untuk melakukan pemantauan serta pengamanan di berbagai titik yang telah ditentukan. Kami mendorong seluruh personel memberikan pelayanan yang optimal, humanis, serta membangun koordinasi SAR dengan seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pemangku kepentingan serta masyarakat pengguna transportasi umum agar selalu memperhatikan tiga hal utama, yakni kondisi cuaca, kondisi kesehatan diri, serta ketersediaan alat bantu SAR dan perlengkapan keselamatan pada setiap moda transportasi.