HARIANMEMOKEPRI.COM – Upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memperjuangkan pemerataan akses internet akhirnya membuahkan hasil.
Kepulauan Anambas resmi masuk dalam program reaktivasi layanan akses internet Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).
Program tersebut mencakup 17 lokasi strategis yang tersebar di sejumlah desa dan fasilitas publik di wilayah Kepulauan Anambas.
Layanan internet akan disediakan oleh PT Telkom Satelit Indonesia, dengan sasaran utama kantor desa, kantor camat, sekolah, madrasah, serta puskesmas yang selama ini mengalami keterbatasan bahkan gangguan akses internet.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal kebutuhan infrastruktur digital hingga ke tingkat pusat.
“Ini merupakan buah dari perjuangan dan komunikasi yang terus-menerus dilakukan pimpinan daerah. Berdasarkan informasi dari bidang infrastruktur BAKTI Komdigi RI, lokasi-lokasi tersebut masuk dalam program reaktivasi atau migrasi layanan internet BAKTI agar layanan yang sebelumnya tidak optimal dapat kembali aktif dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Jeprizal, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan surat resmi dari BAKTI Komdigi RI, PT Telkom Satelit Indonesia ditunjuk sebagai penyedia layanan internet pada 17 titik lokasi tersebut.
Namun demikian, apabila pada lokasi tertentu telah tersedia layanan internet mandiri atau tidak memenuhi persyaratan operasional, keamanan, serta kelistrikan, maka akan dilakukan relokasi ke titik lain yang lebih membutuhkan.
Selain internet berbasis satelit, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas juga terus mendorong penguatan jaringan telekomunikasi darat.
Pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan jaringan fiber optik serta perluasan akses sinyal 4G kepada operator seluler dan pemerintah pusat.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada awal Desember 2025 lalu, jaringan 4G Telkomsel di Dusun Rintis, Desa Tarempa Selatan, yang sebelumnya merupakan wilayah blank spot, berhasil direalisasikan dan kini telah beroperasi.
“Wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal kini sudah dapat menikmati layanan 4G. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ungkap Jeprizal.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap pemerataan akses komunikasi dan informasi di wilayah terluar semakin terwujud.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, keberadaan jaringan internet juga diharapkan mampu menunjang sektor pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna memastikan jangkauan dan perluasan akses telekomunikasi dapat merata hingga ke pelosok wilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

