Ia menambahkan, ke depan masih direncanakan gotong royong lanjutan yang kemungkinan hanya melibatkan masyarakat Desa Landak dan Desa Rewak untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.
“Gotong royong lanjutan kemungkinan akan kami lakukan bersama masyarakat Desa Landak dan Desa Rewak saja, menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Untuk pemasangan cacak kayu, masyarakat saja sudah cukup,” katanya.
Melalui gotong royong berkelanjutan ini, pemerintah kecamatan, BPBD, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat berharap penanganan sementara yang dilakukan dapat mengurangi risiko kerusakan lanjutan akibat rob dan abrasi, sekaligus menjaga akses Jalan Pasir Panjang tetap aman dan layak dilalui masyarakat.

