HARIANMEMOKEPRI.COM – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Tarempa melaporkan bahwa kondisi cuaca dan gelombang laut di wilayah Kepulauan Anambas diprediksi menurun dalam tiga hari mendatang.

Meski situasi menunjukkan perbaikan, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ringan dan hembusan angin kencang secara tiba-tiba.

Penurunan gelombang laut ini terjadi seiring menjauhnya sistem tekanan rendah EX TC-SENYAR yang sebelumnya berada di Laut Cina Selatan dekat perairan Anambas.

Sistem tersebut kini bergerak menjauh dengan kecepatan angin sekitar 35 knots dan diperkirakan melemah dalam 48 hingga 72 jam ke depan, meskipun tetap berpotensi berkembang menjadi siklon tropis kategori 1.

“Pengaruh EX TC-SENYAR masih terasa, terutama berupa hujan ringan dan angin sesaat. Namun kondisi keseluruhan diperkirakan terus membaik,” ujar Boni Anthony H., S.Tr, Pengamat Meteorologi BMKG Tarempa, Sabtu (29/11/2025)

Prakiraan Cuaca dan Gelombang 30 November – 2 Desember 2025

BMKG merilis prakiraan cuaca dan tinggi gelombang sebagai berikut:

30 November 2025: Hujan ringan, gelombang sedang 1,25–2,5 meter

1 Desember 2025: Berawan–hujan ringan, gelombang rendah 0,5–1,25 meter

2 Desember 2025: Berawan–hujan ringan, gelombang rendah 0,5–1,25 meter

Perubahan signifikan terlihat mulai 1 Desember, ketika gelombang laut turun ke kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran dan perikanan diperkirakan berlangsung lebih aman.

Kendati kondisi mulai stabil, BMKG menekankan bahwa dinamika cuaca di laut bisa berubah cepat. Karena itu, masyarakat diminta:

Tetap memantau informasi cuaca resmi BMKG.

Berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama di perairan utara Anambas.

Mewaspadai hujan ringan yang mungkin disertai angin kencang sesaat.

Tips Keselamatan yang Disarankan BMKG

1. Hindari melaut saat hujan deras atau angin kencang.

2. Pastikan kapal/perahu memiliki alat keselamatan seperti pelampung dan radio komunikasi.

3. Jauhi area terbuka jika terjadi petir.

4. Periksa prakiraan gelombang sebelum berangkat.

5. Waspadai perubahan cuaca mendadak, terutama di wilayah perairan utara dan selatan.

Kondisi Diprediksi Lebih Baik, Tapi Tetap Berhati-hati

BMKG menyebutkan penurunan gelombang laut ini berpotensi memberikan kemudahan bagi nelayan, transportasi laut, hingga sektor wisata bahari.

Namun masyarakat diminta tidak lengah karena perubahan cuaca masih mungkin terjadi, terutama pada malam dan dini hari.

“Cuaca memang membaik, tetapi kewaspadaan tetap penting demi keselamatan,” tutup Boni Anthony H.