Menurutnya, seluruh barang milik korban telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman, sementara pemilik rumah saat ini tinggal di rumah singgah sementara.

Evakuasi berlangsung selama hampir dua jam, mulai pukul 09.10 WIB hingga 11.00 WIB.

Barang-barang yang berhasil diamankan meliputi dokumen penting, pakaian, dan sejumlah peralatan rumah tangga.

Hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan bahwa robohnya rumah dipicu oleh kondisi tiang bangunan yang sudah rapuh dan tidak tertancap kuat di dasar tanah.

Intensitas banjir rob yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut mempercepat kerusakan hingga bangunan tidak mampu lagi menahan terpaan air pasang.

Pemilik rumah, Kohi, mengakui bahwa kondisi bangunan telah miring sejak lama akibat sering terendam air laut, namun belum sempat dilakukan perbaikan.

“Sudah lama miring karena air pasang, tapi belum ada perbaikan,” ujar Kohi singkat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Madison, S.Pd, memastikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.