HARIANMEMOKEPRI.COM – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Antena bernama Helmi (18) dilaporkan hilang di Perairan Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, sejak Kamis sore (13/11/2025).
Helmi, warga Muara Sentosa, Sei Tualang Raso, Tanjung Balai, Sumatra Utara, hilang saat kapal yang ia tumpangi berlayar dari Pulau Durai menuju Kuala Maras.
Kapten kapal, Safriadi, menyebut korban terakhir terlihat pukul 10.30 WIB saat kapal melewati Perairan Pulau Penanan. Tidak lama kemudian, Helmi diduga jatuh ke laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan operasi pencarian dimulai Jumat pagi dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR dari USS Jemaja.
“Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian sejak pagi ini,” ujarnya.
Pencarian juga melibatkan unsur gabungan, termasuk Posal Jemaja, Polsek Jemaja, Koramil Jemaja, Polair Tarempa, BPBD Jemaja, HNSI Jemaja Timur, serta pemerintah Kecamatan Jemaja Timur. Sejumlah nelayan setempat ikut membantu penyisiran.
Koordinator Unit Siaga SAR Jemaja, Aulia Fatwa Nugraha, menegaskan seluruh unsur terkait aktif di lapangan.
“Titik pencarian ditentukan berdasarkan analisis arus, cuaca, dan laporan terakhir kapal,” ucapnya.
Helmi terakhir terlihat mengenakan baju hitam dan celana pendek. Pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat epilepsi, yang meningkatkan risiko kecelakaan di atas kapal.
Sebelumnya, KM Antena dan warga sempat melakukan pencarian mandiri namun belum membuahkan hasil.
SAR Natuna memperluas area pencarian untuk meningkatkan kemungkinan menemukan korban.
“Masyarakat, terutama nelayan di sekitar Jemaja Timur, diminta waspada dan segera melaporkan bila menemukan petunjuk keberadaan Helmi melalui SAR Natuna di 0773-3211080 atau WhatsApp 082283907707,” terang Aulia
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung intensif dengan penambahan sektor sesuai perkembangan situasi di lapangan.

