HARIANMEMOKEPRI.COM – Setelah hampir tiga dekade menunggu, masyarakat Teluk Kaut, Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, akhirnya dapat menikmati pembangunan jalan penghubung Teluk Kaut (Desa Batu Berapit) –Atap (Desa Mampok) sepanjang sekitar 2,5 kilometer.

Proyek pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.

Sebagai ungkapan rasa syukur, warga setempat menggelar acara Tolak Bala di lapangan voli desa pada Minggu (26/10/2025).

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala Desa Batu Berapit Umar Lisman, perwakilan BPD, Manajer Kontraktor PT Triputera Sukses Bersama, relawan ARB Jemaja, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Warga menyambut pembangunan tersebut dengan penuh antusias. Muhammad Amin, RW 03 Batu Berapit, mengungkapkan bahwa masyarakat telah lama menantikan perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.

“Semenjak dulu belum ada lagi pembangunan jalan besar. Alhamdulillah, di tahun 2025 ini akhirnya pembangunan jalan terlaksana melalui dana APBN. Kami mengadakan doa selamat agar pekerjaan jalan Teluk Kaut–Atap berjalan lancar,” ujarnya.

Amin juga menyampaikan bahwa masyarakat mendukung sepenuhnya proyek tersebut. Proses pembebasan lahan berjalan tanpa hambatan berkat kesadaran warga akan pentingnya pembangunan.

Sementara itu, Ami Ali bin Usman, tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama yang telah tinggal di Teluk Kaut sejak tahun 1996, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas terealisasinya proyek ini.

“Sudah 29 tahun kami menunggu jalan ini. Terima kasih kepada pemerintah yang telah merealisasikan pembangunan lewat APBN. Semoga keputusan baik ini menjadi berkah. Kami ikhlas dengan lahan yang terkena pembangunan, karena tanah hanyalah titipan Allah. Jangan jadikan lahan sebagai penghalang,” katanya.

Kepala Desa Batu Berapit, Umar Lisman, mengapresiasi kekompakan dan dukungan masyarakat terhadap program pemerintah tersebut.

“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah mendukung penuh pembangunan jalan ini. Jalan Teluk Kaut–Atap merupakan akses penting yang sudah lama kita dambakan. Alhamdulillah, tahun ini pembangunan dapat terlaksana melalui program APBN,” ujarnya.

Umar berharap keberadaan jalan baru ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, serta mempermudah akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Dari pihak pelaksana, Manajer Kontraktor PT Triputera Sukses Bersama, Agus, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Desa, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah mendukung pekerjaan ini. Sejauh ini, semua berjalan lancar tanpa hambatan. Bantuan sagu hati untuk tanaman yang terdampak juga akan diberikan sesuai kesepakatan,” jelasnya.

Acara Tolak Bala ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Suasana penuh keakraban dan rasa syukur mewarnai kegiatan tersebut, menandai semangat kebersamaan masyarakat Teluk Kaut dalam menyambut pembangunan yang diharapkan membawa kemajuan bagi desa mereka.