HARIANMEMOKEPRI.COM – Masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca pada Selasa (22/9/2026).
Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, cuaca di wilayah Tanjungpinang dan Bintan secara umum berpotensi didominasi kondisi berawan.
Meski demikian, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Rizqi Nur Fitriani, menyampaikan potensi cuaca tersebut dapat terjadi secara tidak merata, terutama pada pagi menjelang siang hari.
“Kondisi atmosfer yang cukup lembap di lapisan atas menjadi salah satu faktor yang mendukung terbentuknya awan konvektif pemicu hujan,” ujar Rizqi.
Selain potensi hujan, BMKG turut mengingatkan masyarakat terhadap risiko kebakaran hutan, lahan, maupun pemukiman.
“Udara yang relatif kering serta tiupan angin yang cukup kuat di sekitar wilayah Pulau Bintan dapat meningkatkan potensi penyebaran api apabila terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Kondisi tersebut juga berpotensi menurunkan jarak pandang serta mengganggu kualitas udara dan pernapasan masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG Tanjungpinang, serta kanal informasi cuaca resmi BMKG.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diharapkan memperhatikan kondisi cuaca dan mewaspadai kemungkinan hujan lebat sesaat, petir, maupun angin kencang yang dapat terjadi secara lokal.

