HARIANMEMOKEPRI.COM – Sudah dua bulan terakhir warga Dusun II Pasir Lulun, Desa Resun Pesisir, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, hidup tanpa aliran listrik.
Kerusakan mesin pembangkit desa membuat puluhan rumah kembali gelap, bahkan di tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kondisi ini memaksa warga menggunakan lampu pelita sebagai sumber penerangan utama pada malam hari.
Sebagian lainnya mengandalkan lampu aki, sementara beberapa warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih memilih menggunakan mesin dompeng pribadi.
Harif (41), salah satu warga, menuturkan bahwa persoalan listrik di kampungnya sudah terjadi berulang kali sejak beberapa tahun lalu.
Ia menjelaskan, pada 2017 pemerintah desa sempat membeli genset berkapasitas besar yang mampu menerangi hampir seluruh rumah warga.
“Mesin itu sempat normal beberapa tahun, lalu rusak. Desa kemudian membeli mesin dompeng dan listrik kembali menyala. Namun akhir Desember 2025 dinamonya rusak dan sampai sekarang belum diperbaiki,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

