HARIANMEMOKEPRI.COM — Dalam menyemarakkan samalam di Ranah Minang, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan mengatakan warga minang di Tanjungpinang sebagai salah satu kekuatan ekonomi membangun Tanjungpinang.
Dimana hal itu diungkapkan Pj Walikota Tanjungpinang Hasan dalam menghadiri Samalam di Ranah Minang yang selenggarakan Perserikatan Sosial Minang Maimbau Kota Tanjungpinang bertemakan merajut kebersamaan di Tanah Rantau.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang mengapresiasi atas kerjasama dan partisipasi warga kita dari Keluarga besar Minang Maimbau yang berdomisili di Kota Tanjungpinang dalam melakukan kegiatan ekonomi di Kota Tanjungpinang dan koordinasi dengan baik,” jelas Hasan di Asrama Haji Tanjungpinang, Sabtu (10/2/2024) malam.
Pada kegiatan tersebut juga di hadiri para masing-masing ketua Paguyuban se Semutra Barat di Tanjungpinang seperti Herman SH MH (Solok), H.ST M Isa (Sawah Lunto Sijunjung), H. Ir Yoni Fadri (Pesisir Selatan).
DR Adil Candra (Kabupaten Agam), Wahidin (Pasaman), AKBP Afdal (Padang), M Syafnur (Sawah Lunto Sijunjung), H Fadril Usman (Solok), dr Hj Elfiani Sandri (Payakumbuh), H Irwan (Tanah Datar), H Usman (Padang Pariaman) dan dr H Mushlih (Padang Panjang Sepuluh Koto).
Hasan juga mengharapkan pada pelaksanaan Pemilu nanti bisa berjalan dengan damai dan lancar serta tingkat partisipasi pemilih semakin banyak.
Sementara itu Staff Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemprov Kepri Sardison mengungkapkan dari seluruh komponen masyarakat pada tahun 2002 yang disahkan 24 September 2002 dan baru beroperasi secara formal 1 Juli 2004 berarti baru sekitar 20 tahun usia pemerintahan
Sardison menambahkan bahwa suku Minang memberikan peran dalam perekonomian di manapun dia berada.
“Untuk di Kepri sendiri hampir 97 persen perantau minang berada di Kepri. Maka Pemerintah memberikan apresiasi khususnya Kepri dimana Indeks kerukunan umat beragama berada di peringkat pertama hasil dari peran Paguyuban se Kepri,” pungkasnya.

