Ansar menjelaskan seiring dengan peringatan menyambut Tahun Baru Imlek 2575 Konzili, Bazar Imlek yang telah menjadi agenda tahunan tentu saja tujuannya agar menjadi wujud representative dari kerukunan atas keberagaman Masyarakat Kepulauan Riau.

“Melalui even ini pula, saya khususnya berharap kepada masyarakat agar dapat meresapi keberadaan beragam budaya di Kepulauan Riau ini agar budaya yang masih eksis pada hari ini dapat terus dilestarikan untuk anak-cucu kita dan terus menjadi kebanggan kita bersama,” ungkap Ansar.

Pada kesempatan yang sama Pj Walikota Tanjungpinang Hasan mengatakan nilai-nilai budaya Tionghoa cukup khas dan memiliki potensi yang besar bagi perkembangan pariwisata di Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang memiliki potensi wisata sejarah, religi, dan atraksi, keberagaman budaya dari setiap etnis yang ada menjadi nilai plus bagi Kota Tanjungpinang sebagai daerah wisata di Provinsi Kepri.

Bazar Imlek sudah dikenal dan selalu ramai dikunjungi masyarakat Tanjungpinang dan para wisatawan, sehingga ada permintaan masyarakat setelah Imlek ini.